Minggu, 28 Juli 2013

Dari Semarang Menuju Rock N Roll

SI AMRONK
Begini Ceritanya.

Kami adalah mahasiswa di Kota Semarang. Saya punya motor namun tidak punya kerabat di Jawa dan kawan punya kerabat di Dieng tetapi tidak ada motor. Klop! Kami bersimbiosis mutualisme dalam membakar jenuh.

Karena kawan itu memberikan pengalaman yang seru, maka saya buka identitasnya. Sebut saja Amronk, mahaiswa asal Tanggerang. bagi saya amronk adalah pengendara motor yang sangat mengerti saya sebagai seorang boncengers! 

Selama perjalanan Rock N Roll kami mengendarai Supra X 110 CC, ketika itu moda transport yang sangat bersahabat. masih kuat di pacu kecepatannya dan tidak boros minum premium. Cocok bagi kami yang masih mahasiswa. Berangkat dengan tujuan pertama rumah Kakek dan Nenek Amronk di Wonosobo. Perut kosong selama perjalanan segera terisi oleh makanan khas rumah Kakek dan Nenek Amronk.

Esok hari setelah kami sampai rumah Kakek dan Nenek Amronk segera meluncur ke Banjar Negara untuk melihat Waduk Mrican dan bersilaturahim ke sanak-saudara Amronk yang lain.Seharian kami bersilaturahim dam menikmati waduk yang punya nama lain Bendungan Panglima Besar Soedirman.

Kemudian kami Rock N Roll ke Dieng. Mengasah kemampuan motor dengan medan tanjakan. Menikmati kehidupan masyarakat Dieng. Sembari melupakan sejenak urusan kampus.

Ketika itu Tahun 2009, sedang tenar tentang berita Syeik Puji.

Foto-foto




Tidak ada komentar:

Posting Komentar